CES 2026: Robot Paling Tidak Biasa yang Dipamerkan

7

Consumer Electronics Show (CES) sering kali menghadirkan lebih dari sekadar peningkatan teknologi secara bertahap. Ini adalah platform di mana perusahaan mendobrak batasan, terkadang menghasilkan perangkat yang aneh sekaligus ambisius. Pameran robotika tahun ini menampilkan beberapa hal menonjol yang mengaburkan batas antara inovasi praktis dan kebaruan futuristik. Mesin-mesin ini menyoroti perkembangan hubungan antara manusia dan otomatisasi, meskipun mereka belum siap untuk diadopsi secara massal.

CLOiD LG: Robot Lipat Binatu

CLOiD LG adalah robot humanoid yang dirancang untuk tugas rumah tangga, terutama melipat cucian. Meskipun tidak terlalu aneh dalam konteks otomatisasi rumah, konsep ini tetap menarik. Perangkat ini, masih dalam tahap prototipe, menawarkan lengan fungsional dengan kemampuan tangan dan ucapan lima digit. Potensi kegunaannya bergantung pada penerapan di dunia nyata; robot yang mampu menangani cucian dapat menyederhanakan pekerjaan rumah, namun kepraktisannya bergantung pada adopsi yang luas.

Sweekar: Pendamping AI

Sweekar Takway bisa dibilang adalah perangkat paling tidak konvensional yang dipamerkan. Ini bukan robot tradisional yang dirancang untuk bekerja, melainkan robot pendamping AI yang berkembang seiring waktu. Dimulai dari bentuk seperti telur, Sweekar secara bertahap menetas dan mengembangkan kepribadian melalui AI generatif, yang membutuhkan interaksi pengguna untuk “berkembang”. Konsep ini memposisikan Sweekar sebagai hewan peliharaan digital, lebih mengutamakan hubungan emosional daripada efisiensi fungsional.

Switchbot onero H1: Asisten Seluler

Onero H1 dari Switchbot dirancang untuk bantuan di rumah tetapi memiliki kemiripan yang mengejutkan dengan boneka tekel sepak bola. Meski memiliki estetika yang aneh, robot ini dilengkapi dengan lengan untuk melakukan pekerjaan rumah, sehingga menawarkan kegunaan praktis. Desainnya mungkin tidak disempurnakan, namun konsep ini menunjukkan meningkatnya ambisi robot rumah bergerak.

Perangkat ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan robotika, khususnya mengenai integrasi mesin ke dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun beberapa robot berfokus pada tugas nyata seperti melipat cucian, robot lainnya memprioritaskan persahabatan dan keterlibatan emosional. Tren ini menunjukkan adanya pergeseran dari otomatisasi fungsional menuju interaksi manusia-mesin, meskipun teknologinya masih terus berkembang.

Pameran robotika CES 2026 merupakan pengingat bahwa inovasi seringkali datang dalam bentuk yang tidak terduga. Apakah robot-robot ini akan menjadi kebutuhan pokok rumah tangga atau tetap menjadi keingintahuan masih harus dilihat. Namun, hal ini memberikan gambaran sekilas tentang otomatisasi generasi berikutnya, di mana mesin tidak hanya melakukan tugas tetapi juga berinteraksi dengan kita dengan cara yang semakin mirip manusia.