Robot Humanoid senilai $20,000: Bisakah Neo Benar-benar Bekerja di Rumah Anda?

4

Perlombaan untuk membangun robot humanoid yang fungsional dan terjangkau sedang memanas. 1X, sebuah perusahaan yang berbasis di California, percaya bahwa robot Neo – yang dibanderol dengan harga $20.000 – merupakan sebuah langkah maju yang signifikan. Tidak seperti banyak proyek robotik yang berfokus pada tugas-tugas industri, Neo dirancang sebagai asisten rumah tangga serba guna yang mampu belajar dan beradaptasi dengan lingkungan dunia nyata. CEO perusahaan, Bernt Børnich, mengatakan kuncinya bukanlah memprogram setiap tindakan terlebih dahulu, namun memberikan robot kemampuan untuk mencari tahu sendiri.

Konsep Inti: “Model Dunia” untuk Robot

Pendekatan 1X berpusat pada “Model Dunia” – sebuah program komputer yang menyimulasikan lingkungan robot. Ini bukan hanya tentang mengenali objek; ini tentang memprediksi bagaimana mereka berperilaku. Misalnya, Neo tidak hanya melihat catatan Post-it; ia memahami bahwa kertas dapat dikupas dari suatu permukaan dan dibaca.

Hal ini penting karena dunia nyata bukanlah laboratorium yang bersih. Kebanyakan robot kesulitan menghadapi situasi yang tidak terduga, namun 1X percaya bahwa dengan melatih Neo menggunakan sejumlah besar data perilaku manusia, robot tersebut dapat meniru pemikiran manusia. Robot ini belajar dari sekitar satu juta jam rekaman video yang menunjukkan orang-orang melakukan tugas sehari-hari, termasuk interaksi yang berantakan di dunia nyata seperti membuka lemari atau menangani benda-benda rapuh.

Cara Neo Belajar: Meniru Interaksi Manusia

Neo secara fisik dirancang agar mirip dengan manusia, yang menurut 1X bukanlah suatu kebetulan. Premisnya adalah bahwa dunia ini dibangun untuk manusia, dan dengan meniru bentuk dan gerakan manusia, robot dapat memanfaatkan pengetahuan yang ada tentang cara kerja sesuatu. Ia tidak hanya mengambil benda; ia menyesuaikan cengkeramannya dengan hati-hati, seperti yang dilakukan seseorang.

Pendekatan ini bergantung pada gagasan bahwa robot tidak perlu diajarkan secara eksplisit dalam setiap tugas. Sebaliknya, ia dapat menggeneralisasikan apa yang diamatinya. Demo awal perusahaan menunjukkan Neo berjuang dengan otonomi dan sangat bergantung pada kendali manusia dari jarak jauh. Namun pengujian baru-baru ini menunjukkan robot tersebut melakukan tugas-tugas seperti memanggang roti, menyiram tanaman, dan bahkan menyiram toilet tanpa intervensi langsung.

Keterbatasan dan Pengorbanan

Meskipun ada kemajuan, Neo tidaklah sempurna. Tugas membutuhkan waktu beberapa menit, bukan detik, dan robot terkadang masih terputus-putus. Memori jangka panjang – kemampuan mengingat percakapan atau preferensi masa lalu – masih merupakan tantangan yang signifikan.

1X mengakui keterbatasan ini. Pelanggan yang memilih untuk tidak ikut berbagi data (untuk melindungi privasi) mungkin mengalami penurunan kemampuan, karena sistem bergantung pada data pengguna untuk melakukan peningkatan. Ketika Neo menghadapi situasi yang tidak dapat diselesaikan, operator manusia dapat memandunya dari jarak jauh melalui headset realitas virtual. Meskipun hal ini menambah biaya, 1X yakin teleoperasi akan menjadi kurang diperlukan seiring dengan meningkatnya otonomi.

Masa Depan Robot Humanoid

Dorongan untuk robot humanoid tidak hanya terjadi pada 1X. Perusahaan seperti Tesla, Boston Dynamics, dan lainnya juga mengejar tujuan serupa. Tren di CES tahun ini menyoroti momentum pertumbuhan, dengan robot LG yang mendukung AI, Atlas Boston Dynamics, dan model canggih lainnya mencuri perhatian.

Pertanyaan kuncinya adalah apakah robot-robot ini akan benar-benar berguna di luar lingkungan yang terkendali. 1X bertaruh bahwa pendekatan Model Dunia akan memenuhi janji tersebut, namun ini adalah proyek jangka panjang. 10.000 pelanggan pertama yang memesan Neo seharga $200 pada dasarnya adalah pengguna awal yang bersedia berpartisipasi dalam proses pengembangan.

Pada akhirnya, keberhasilan Neo – dan revolusi robot humanoid yang lebih luas – bergantung pada apakah mesin-mesin ini dapat diintegrasikan dengan baik ke dalam kehidupan sehari-hari tanpa memerlukan campur tangan manusia terus-menerus.

Попередня статтяSolusi Teka Teki Silang Mini NYT: Jawaban 18 Januari
Наступна статтяLiga Champions: Marseille vs. Liverpool – Cara Menonton Langsung