Samsung memperluas jajaran televisi Micro RGB, sebuah pengembangan yang secara signifikan dapat meningkatkan akurasi warna dan kecerahan bagi konsumen. Perusahaan kini menawarkan layar canggih ini dalam ukuran sekecil 55 inci, menjadikan teknologi kelas atas lebih mudah diakses dibandingkan sebelumnya.
Apa yang Membuat Mikro RGB Berbeda?
TV tradisional menggunakan lampu latar yang tidak selalu menghasilkan warna yang murni dan akurat. Teknologi Micro RGB menggunakan LED merah, hijau, dan biru sangat kecil sebagai lampu latar. Hal ini memungkinkan kontrol cahaya yang jauh lebih presisi, sehingga menghasilkan warna yang lebih terang, lebih hidup, dan mendekati rona dunia nyata. Samsung mengklaim TV Micro RGB-nya dapat mencapai cakupan 100% gamut warna BT.2020 – metrik utama untuk reproduksi warna tingkat profesional.
Fitur dan Ukuran Baru
Jajaran produk yang diperluas akan mencakup model dari 55 inci hingga 115 inci, yang melayani ruang keluarga dan anggaran yang lebih luas. Samsung juga menyertakan teknologi “Bebas Silau” untuk meningkatkan tampilan di ruangan terang benderang, yang merupakan keluhan umum pada TV kelas atas.
Selain kualitas gambar, TV baru ini akan menampilkan:
- Audio yang Disempurnakan: Dukungan untuk standar Eclipsa untuk suara yang imersif.
- Integrasi AI: Fitur seperti Terjemahan Langsung, Wallpaper Generatif (yang menyesuaikan latar belakang layar agar sesuai dengan konten), dan penelusuran di layar.
Persaingan Memanas
Samsung tidak sendirian dalam mengejar teknologi ini. LG juga telah mengumumkan rencana untuk merilis TV Micro RGB di CES 2026, yang menunjukkan bahwa hal ini kemungkinan akan menjadi tren utama di pasar TV kelas atas.
Persaingan antara Samsung dan LG kemungkinan akan mendorong inovasi dan menurunkan harga seiring berjalannya waktu, menjadikan akurasi warna yang lebih baik lebih tersedia bagi konsumen. Perlombaan untuk mengadopsi Micro RGB juga merupakan tanda bahwa industri ini berupaya melampaui OLED dan QLED sebagai puncak teknologi layar.
Peluncuran TV Micro RGB yang lebih kecil oleh Samsung menandakan pergeseran menuju adopsi yang lebih luas dari teknologi layar canggih ini, sehingga menjanjikan pengalaman menonton yang lebih hidup untuk segmen pasar yang lebih besar.
