Додому Різне Lemon Slice Mendapatkan $10,5 Juta untuk Meningkatkan Avatar Digital yang Realistis

Lemon Slice Mendapatkan $10,5 Juta untuk Meningkatkan Avatar Digital yang Realistis

Lemon Slice, perusahaan teknologi yang baru didirikan, telah mengumpulkan dana awal sebesar $10,5 juta yang dipimpin oleh Matrix Partners dan Y Combinator untuk mengembangkan teknologi avatar digital canggih. Perusahaan ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara agen AI berbasis teks dan pengalaman video interaktif, menciptakan representasi digital yang nyata dan dapat terlibat dalam percakapan waktu nyata.

Masalah dengan Avatar Saat Ini

Solusi avatar digital yang ada sering kali kikuk, tidak wajar, dan gagal menciptakan interaksi yang tulus. Sebagian besar terjerumus ke dalam “lembah luar biasa” – tampak realistis sejenak, kemudian memecah imersi melalui gerakan kaku atau reaksi yang tidak wajar. Hal ini menghambat adopsi yang lebih luas meskipun permintaan akan asisten AI interaktif semakin meningkat.

Pendekatan Irisan Lemon

Lemon Slice mengatasi masalah ini dengan Lemon Slice-2, model difusi 20 miliar parameter yang mampu menghasilkan avatar digital berkualitas tinggi dari satu gambar. Kuncinya adalah pendekatan tujuan umum yang menghindari spesialisasi, sehingga memungkinkan adanya karakter manusia dan non-manusia. Teknologi ini beroperasi pada perangkat keras standar (GPU tunggal pada 20 fps) dan dapat diakses melalui API atau widget yang dapat disematkan.

Ini berarti perusahaan dapat mengintegrasikan avatar yang realistis dan interaktif ke dalam situs web atau aplikasi mereka dengan sedikit usaha. Avatar tersebut juga menggunakan teknologi penghasil suara ElevenLabs, memastikan interaksi audio yang lancar dan alami.

Mengapa Ini Penting

Pergerakan menuju agen AI berbasis video tidak bisa dihindari. Orang-orang lebih menyukai pembelajaran dan interaksi visual – misalnya, banyak orang belajar lebih baik dari video YouTube daripada membaca teks. Teknologi Lemon Slice dapat membuka kasus penggunaan baru dalam pendidikan, dukungan pelanggan, e-commerce, dan pelatihan perusahaan.

Persaingan dan Keunggulan

Startup ini menghadapi persaingan dari pemain mapan seperti D-ID, HeyGen, Synthesia, dan lainnya. Namun, investor yakin Lemon Slice memiliki keunggulan tersendiri: fokusnya pada model difusi umum dan tim teknis dengan rekam jejak yang terbukti dalam pembelajaran mesin.

Menurut mitra Matrix, Ilya Sukhar, pendekatan perusahaan ini lebih terukur dibandingkan pesaing yang terbatas pada skenario atau vertikal tertentu. Jared Friedman dari Y Combinator menambahkan bahwa Lemon Slice adalah satu-satunya perusahaan yang menerapkan pendekatan ML mendasar yang pada akhirnya dapat mengatasi lembah luar biasa dan mematahkan uji avatar Turing.

Pendanaan dan Rencana Masa Depan

Putaran awal senilai $10,5 juta ini mencakup investasi dari CTO Dropbox Arash Ferdowsi, CEO Twitch Emmett Shear, dan The Chainsmokers, yang menunjukkan minat luas terhadap teknologi ini. Lemon Slice bermaksud menggunakan dana tersebut untuk memperluas tim tekniknya, meningkatkan upaya pemasaran, dan menutupi biaya komputasi yang besar untuk pelatihan model.

Perusahaan ini telah bekerja sama dengan organisasi yang tidak disebutkan namanya di bidang pendidikan, pembelajaran bahasa, dan e-commerce.

Keberhasilan Lemon Slice bergantung pada apakah mereka dapat menghadirkan avatar fotorealistik yang konsisten dan benar-benar meningkatkan pengalaman pengguna. Jika berhasil, teknologi ini dapat mengubah cara kita berinteraksi dengan asisten AI, menjadikannya lebih relevan dan menarik dibandingkan sebelumnya.

Exit mobile version