Bagaimana ponsel terhubung ke jaringan telepon umum

7

Saat ini Anda sudah bisa mengeluarkan banyak uang, namun konsep ini bermula dari perangkat radio berat yang bisa dipasang di mobil. Telepon seluler, atau sekadar telepon, adalah perangkat portabel yang terhubung ke jaringan untuk mengirim suara, video, atau data. Ini tidak berfungsi dalam ruang hampa. Itu bergantung pada jaringan telepon umum (PSTN).

Ada dua cara utama hal ini terjadi. Sistem seluler. Atau telepon berbasis satelit global. Sebagian besar dari kita hidup di dunia seluler.

Mengapa seluler mengalahkan satelit dalam hal jumlah orang

Satelit berfungsi. Ini tidak efisien untuk kota-kota padat. Sistem seluler menggunakan trik yang disebut penggunaan kembali frekuensi. Mereka membagi cakupan menjadi sel-sel yang tidak berdekatan. Ketika permintaan meningkat, sel-sel tersebut terpecah menjadi sel-sel yang lebih kecil. Hal ini memungkinkan penyedia layanan melayani jutaan orang di wilayah metropolitan tanpa kehabisan gelombang udara.

Satelit tidak melakukan hal itu. Ini adalah satu-ke-banyak dengan cara yang berbeda. Seluler dibuat untuk kepadatan.

Sejarah yang mungkin Anda lupa

AS mulai menghubungkan pemancar seluler ke PSTN pada tahun 1946. AT&T kemudian memperkenalkan layanan telepon seluler. Itu bukanlah telepon yang Anda kenali hari ini. Itu kikuk. Mahal. Ceruk.

Popularitasnya baru mencapai tahun 1980an. Saat itulah layanan seluler menjadi mainstream. Pada awal abad ke-21, miliaran orang memilikinya. Pergeseran itu terjadi secara total. Kami berhenti menganggapnya sebagai telepon dan mulai menganggapnya sebagai komputer. Namun fungsi intinya tetap ada. Menghubungkan ke PSTN. Melalui sel. Atau satelit.

Artikulli paraprakMengapa Algoritma Spotify Membuat Anda Tetap Mendengarkan (dan Mengapa Artis Baru Membencinya)
Artikulli tjetërCara Kerja Firewall: Memahami Kebijakan Pertahanan dan Keamanan Jaringan